“Kajian tentang hari akhir”

tulisan ini diambil saat tausiah semoga menjadi pembelajaran dan ilmu yang bermanfaat mengyikapi fenomena yang sering kita hadapi dalam kehidupan ini. agar kita selalu menelaah segala sesuatunya kepada Al Qur’an dan Hadist dan sepenuhnya selalu berserah diri pada Alloh SWT. yang maha segalanya…. ^_^

Pembelajaran yang dapat disharingkan ketika kita membahas mengenai sebuah fenomena yang ditonton tentang kiamat yaitu:

*Pertama:

Qur’an Surat AL  A’RAAF ayat 187

[7.187] Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat:

“Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba”. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya.  Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”.

pd ayat tsb disebutkan kalo ilmu ttg kiamat itu hanya ada pada sisi ALLOH saja,,,artinya makhluk tidak mungkin bisa menguasai..dan datangnya juga dengan tiba-2..

*kedua:

Qur’an surat AZ ZUMAR ayat 68

[39.68] Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing).

ketika sangkakala sdh ditiup yang pertama kali… maka apa yang terjadi… semua makhluk akan mati…apakah dia di langit atau di bumi…kecuali yang dikehendaki ALLOH,,, ini masih ada ikhtilaf,, ada yang mengatakan dia adalah bidadari… ada juga yang mengatakan dia adalah malaikat..maksudnya masih banyak pendapat yang lain tentang siapa yang tidak mati pada saat sangkakala ditiup pertama ..

*ketiga:

dan misalkan digambarakan bahwa: keluarga yang selamat digambarkan sbg orang yg kaya raya,, dan siapa saja yang bisa membeli tiket pesawat penyelamat misalnya saja, maka dia selamat… apakah ini benar????

Terbayang oleh kita.. bahtera atau perahu nabi NUH… Apakah mereka yang naik di perahu itu juga orang yang kaya..? tentu…….. tidak..!!! tapi mereka yang beramal sholeh. artinya…..kekayaan tidak sama sekali bisa menyelamatkan.. apalagi kiamat…

*kesimpulan  yang bisa diambil dari pembelajaran semuanya adalah

1. tidak boleh sombong

2. bentuk selamat dari apapun adalah rahmat Alloh,, dan bukan keberuntungan…

3. untuk bisa selamat bersama “bahtera nabi NUH” maka kita harus menjadi yang sholeh..

4. dengan melihat tanda kiamat yang semakin banyak dan nyata di depan mata,,,maka bersiaplah..!!

semoga apa yang ditulis menjadi ilmu yang bermanfaat buat pembaca semua…dan barokalloh buat yang memberikan semua informasi dan ilmunya terkait dengan kajian tersebut, dan mohon maaf  apabila ada yang salah mohon untuk direvisi atau untuk menambahkannya….

*suswanindah*

6 responses to this post.

  1. Posted by Andrie on Desember 16, 2009 at 8:01 am

    Memang benar tidak ada satu manusia pun (bahkan makhluk lainnya) termasuk teknologi secanggih apa pun dapat mempredeksi kapan terjadinya kiamat tapi kenapa jadi sangat naif ketika ada orang yang dapat mempredeksikannya??????
    Agama mana pun di muka bumi ini termasuk peradaban apa pun tidak dapat mempredeksinya???? hehe Peace Upon to Us

    Balas

  2. Posted by tajiri on Desember 16, 2009 at 8:10 am

    andai kiamat itu bisa diramalkan datangnya maka percaya terhadap hari akhir tidak akan dimasukan kepada rukun iman yang selama ini kita prtcayai dan tentunya kiamat bukan hal yang gaib kalo memang bisa di prediksi.
    bisa jadi saja orang yang kaya yang akan bisa membeli tiket untuk menyelamatkan diri dari kiamat, tapi dalam artian kaya akan kesalehan dan ketaqwaan terhadap Yang Maha Kuasa, betul ga.. dan kita kan selalu mengharapkan bahwa kita ini orang yang kaya akan kesalehan lahir batin..
    kita ini bagaikan orang yang mau menempuh perjalanan jauh menuju suatu tempat yang sangt indah, umur adalah “antrean” panjang yang suatu saat pasti akan dapat gilirannya, tiketnya adalah kesalehan dan ketaqwaan serta kecintaan terhadap yang haqiqi.. jadai perumpamaan didunia itu benar, orang kaya akan pake kreta Express sehingga sampe tujuan, sedangkan orang biasa pake ekonomi saja yang nyampe tepat waktu aja udah syukur..Betul ga… jadi intinnya ketika datangnya kiamat sudah dapat dilihat dan dirasakan mestinya kita sudah ngantri di tempat Kreta expresss..

    Balas

    • to tajiri: betul betul betul…. kata ipin upin….hehehehee…. kok banyak betul gak nya yaaa….????
      ^_^ makasih comentnya..mudah2an menambah wacana dan ilmu buat yang membaca.🙂

      Balas

  3. Posted by Nisa on Desember 17, 2009 at 4:02 am

    Kiamat=hari akhir… hanya Allah yang mengetahui. Tapi kita sebagai mahluknya wajib mengimani. Setiap manusia pernah mengalami kiamat kecil (melalui bencana, musibah,dsb..), tapi kita gak tahu kapan akan mengalami kiamat besar, Allahualam… Kita harus selalu siap menghadapi kiamat kecil maupun besar, dengan perbaikan diri. Gak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: