“CINTA”

Cinta….
Sebuah kata yg sering kita dengar……
cinta yang sering kita ucapkan kepada orang yang kita sayangi….ibu, ayah, saudara dan mungkin kekasih hati…..

Cinta….
Cinta terkadang timbul tanpa logika dan alasan yang tanpa sebab dan tulus tanpa syarat…..

Cinta…
Cinta datang krna sebuah ketulusan yg ditumbuhkan krn rasa yg mendalam…..
Bukan krna harta, tahta, pesona, dan smua yg bisa sirna…..

Tapi cinta ada untuk memahami dan mengerti…mengasihi dg tulus tanpa batas waktu… Dan tak kan lekang oleh waktu…

Cinta ada untuk memotivasi…
Cinta ada utk membawa aura positif dlm kehidupan…
Cinta yg tulus tak kan membuat terluka dan pedih…
Tapi menjadikan lebih bermakna meski hrus melalui sedih…

Cinta adalah ketulusan rasa yg akan berakhir dalam pelukan ILLAHI ROBBI…

Cinta hanya akan berharap pd NYA penentu smua yg menjadi ASA… berharap yg tak kan membuat kita kecewa krn cinta ada untuk bahagia…..

080909

*suswanindah*

2 responses to this post.

  1. Posted by asjun on Desember 4, 2009 at 6:13 am

    Cinta yang dimaksud dalam tulisan di atas, yaitu cinta yang tulus, hanya kepada Allah, dan ini hanya dapat dialami oleh orang yang benar mempunyai tingkat kepasrahan dan keikhlasan yang tinggi dan menyerahkan segala sesuatunya hanya kepadaNya.
    Sedangkan cinta yang umum ditemui dalam kehidupan sehari-hari, yaitu yang berkaitan dengan hubungan pria dan wanita, sangat susah dikatakan tulus, karena didalamnya ada pamrih… entah itu mengharapkan balasan sikap, ataupun krn ketergantungan pada satu hal.
    Cinta kepada orang tua muncul karena adanya perasaan ketergantungan hidup dan perasaan balas budi.
    Sedangkan cinta terhadap pacar muncul dari ketertarikan fisik, nafsu dan perasaan lain yang pasti mengharapkan adanya balasan sikap yang setimpal, ini dapat dilihat ketika balasan sikap itu tidak diperoleh maka akan muncul rasa cemburu atau bahkan dendam bahkan bisa lebih parah ketika cinta berubah jadi benci…
    Cinta merupakan gabungan dari rasa mengasihi dan menyayangi ditambah dengan hasrat ingin memiliki…
    Bisakah kita mencintai seorang pacar tanpa hasrat ingin memiliki…? tanpa rasa cemburu…

    Balas

    • to mas asjun: bener banegt mas..sepakat dech… yang saya maksud diatas adalah jika kita mencintai segala sesuatu itu krna Alloh, semua akan terasa begitu indah meskipun namanya manusia pasti punya perasaan kecewa sedih dll, tp krna kita kembalikan lagi kepada kehendak ILLAHI ROBBI maka yang ada hanya rasa keiklasan dan bersyukur tentu saja sambungannya ada di tulisan “istiqomah” yaitu bagaimana kita bisa berprsangka baik kpda Alloh dengan bersikpan demikian, meskipun memang tidak mudah..mudah2an tulisan tersebut bisa mengingatkan saya khususnya dan pembaca pada umumnya…
      ^_^ terimakasih commentnya…. bakat juga ya nulis hehehe..lanjutkan…

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: