“siraman itu yang kurindukan selalu”

Mencoba memahami dari setiap ayat Al-quran, ketika kita mengingat ada istri nabi Luth, istri fir’aun, maryam.3 tokoh perempuan yang tercatat di al-quran adalah sebuah contoh siapakah wanita sholehah dan yang tdk.

[Surat 66 ayat 10]
Allah membuat isteri Nuh dan isteri Luth sebagai perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua isteri itu berkhianat kepada suaminya , maka suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari Allah; dan dikatakan : “Masuklah ke dalam jahannam bersama orang-orang yang masuk “.
itu adalah contoh yang tidak sholehah..

[Surat 66 ayat 11]
Dan Allah membuat isteri Fir’aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: “Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-MU dalam firdaus, dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim.

[ayat berikutnya… 12]
dan Maryam binti Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh Kami, dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-Kitab-Nya, dan dia adalah termasuk orang-orang yang ta’at.

dari 3 contoh tadi, jelaslah sudah bahwa siapa yang di muliakan Alloh dan siapa yang di murka Alloh…

inti dari ke 3 contoh itu ada di surat 66 ayat 6
Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

[52.21] Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikit pun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.

maka Alloh akan mengangkat orang yang dicarinya itu untuk dikumpulkan dengan orang yang mencari..

[10.99] Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya?

[ayat 100]
Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya.

jadi jelaslah bahwa, predikat baik atau tidak baik itu juga kehendak dan izin dari Alloh SWT.

semoga bermanfaat buat semua….Aamiin…

hasil dari tausiah-tausiah -by suswanindah-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: