“CINTA ITU SAKTI”

Cinta itu sakti ????? benarkah?????

sebelumnya maksih buat coment yang menginspirasi saya menulis blog ini dengan tema “CINTA ITU SAKTI“, ya kalo dirasa-rasa dan dipikir-pikir memang benar juga kata-kata tersebut. hmmmm CINTA memang sakti karena dengan cinta orang bisa sembuh dari sakit, misalnya saja keajaiban dari rasa cinta yang mendalam. mungkin salah satu contohnya adalah film AAC (AYAT-AYAT CINTA) ya maria bisa sembuh dengan sentuhan cinta dari fahri. ada lagi mungkin yang real nyata yang bisa kita temu disekitar kita, anak yang sakit sembuh dengan kasih sayang dan kesabaran dari bundanya, ya memang tidak menutup kemungkinan sembuhnya juga karena obat, tapi faktor utama yang memotivasi untuk sembuh dari sakit adalah motivasi dan cinta dari yang diharapkan. menurut spikolog bener juga hlo ya klo dengan kekuatan cinta akan bisa merubah yang tidak mungkin menjadi mungkin, misalnya saja dalam melawan penyakit dan lain-lain. cinta juga bisa menyembuhkan orang yang lagi sakau kangen dengan sesorang mungkin saja hanya dengan membaca sms atau mendengar suara di tlp bisa menjadi obat kagen dan motivasi yang luar biasa dahsatnya. itulah fenomena yang terjadi di sekitar kita.

jika dari porsi negatif cinta juga bisa membuat luka jika cinta tidak dimanage dan didasari keiklasanitu bisa mengakibatkan sakit yang mematikan, misalnya banyak kasus yang kita temui seorang gadis maupun pria yang patah hati dengan mengambil jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya secara tragis. ada juga yang sampai gila dan stress akut. yaaaah itulah saktinya cinta, bisa bikin bahagia juga bisa bikin duka, semua tergantung bagaimana kita memaknai dan mengahdapi setiap problematika yang ada.

yaaaaa cinta memang sakti, bisa membuat orang tersenyum bahagia, membuat orang berflower-flower, membuat tenang, membuat yang sakit bisa sembuh, yang terluka kembali bahagia, dan membuat segalanya tampak indah dan mempesona, itulah saktinya cinta….. saktinya cinta membuat motivasi yang positif, meskipun tidak sedikit juga yang bisa terlena akan pengaruh dari saktinya cinta. bisa dilihat dari perkembangan pergaulan dan juga teknologi yang sangat pesat menjadikan orang kadang terlena oleh rayuan dan buaian sesaat yang dapat menyesatkan…yaaah itulah saktinya cinta yang bisa saja bikin orang terlena dan terperangkap perbuatan yang maksiat.

lagi-lagi karena saktinya cinta….. cinta….kenapa kata ini begitu menarik dan dapat menginspirasi unuk menulis dari segala segi sudut pandang ya…..sungguh luar biasa subhanalloh, semoga dengan saktinya cinta juga kita semua tetep berada dalam jalur dan rel aqidah yang benar. semoga wacana tulisan ini bermanfaat untuk semua pemabaca.

*picture diambil saat berlibur di puncaknya jogja sebelah selatan yaitu dibukit bintang saat senja menjelang magrib, pemandangan yang sangat subhanalloh melihat kota jogja dari puncak wonosari.

*by suswanindah*



4 responses to this post.

  1. Posted by Asjun on November 18, 2009 at 8:49 am

    Kegagalan menjalin hubungan akan mengakibatkan timbulnya rasa frustasi, putus asa, tersingkir dan perasaan tidak berarti, kenapa begitu…?
    Karena setiap jalinan hubungan yg berkiblat pada “cinta”, akan didominasi oleh hasrat ingin memiliki, penghalusan dari keinginan untuk MENGUASI.
    Ketika hasrta itu tidak tercapai maka yang paling terkena dampaknya adalah EGO seseorang, krn bagaimanapun EGO akan menuntut sebagai yang TERBAIK, yang PALING PENTING dan rasa “TER-TER” yang lain.
    Jalinan hubungan CINTA yg sering diterjemahkan dengan kata PACARAN akhirnya akan bermuara pada EGOSENTRIS dimana semua aktifitas pasangan harus tercurah pada “SAYA” bahkan kalau bisa, mimpipun harus tentang “SAYA”, dan akan cemburu kalau yang termimpikan orang lain.
    Kegagalan hubungan ini yang lebih sering disebut dengan PATAH HATI, akan berakibat pada runtuhnya semua atribut yang kita idamkan dalam anggapan yang TER tadi.
    Hal lain yang berpengaruh adalah belenggu KENANGAN, yang merupakan jerat dari keinginan untuk merasakan hal yang indah atau menyenangkan, yang akhirnya kembali pada EGO, serta ketergantungan pada kehadiran seseorang sebagai tempat berbagi rasa.
    Padahal kalau mau bersikap rasional, kita bisa memahami kenangan sama seperti melihat album foto, dimana hanya bisa melihat dan tidak bisa berbuat apa2 thd kejadian yang telah lalu.
    Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagai mahluk sosial kita butuh kehadiran orang lain, sebagai perwujudan naluri berinteraksi dengan lingkungan dan sesama, dalam bentuk komunikasi atau bahkan kita hanya butuh pendengar dan penonton yang bersorak kala kita menyajikan tontonan yang menarik. Sorakan yang menghangatkan rasa superioritas kita, karena membangkitkan rasa bangga.
    Akhirnya kita harus tetap sadar bahwa kita adalah mahluk yang tercipta secara sempurna dalam ketidak sempurnaan, karena kita punya kelemahan yang merupakan bukti ketidak sempurnaan itu.
    Kegagalan bukanlah bencana, tapi peringatan bahwa itu bukan yang terbaik bagi kita.

    Balas

  2. Posted by tuyem on November 18, 2009 at 9:38 am

    Cinta itu ga ada logika tp cinta itu butuh logika.
    Mencintailah bagaikan tak pernah disakiti hati..
    Cintailah org yg tdk sempurna dg cara yg sempurna.
    Krn hanya org2 yg tulus yg bs menyempurnakan segala kekurangan kt.

    Pesan 1: positif thinking, jgn prnh berfikir sgala hal negatif ttgnya, krn org yg tulus insya allah ia tdk ingin menyakiti kt
    Pesan 2: jagalah ucapan,tutur kata,perbuatan dg baik,santun dan lembut. Semuanya bertujuan agr jgn smp menyakiti hatinya..

    By tuyem..cipluk..chimil..

    Balas

    • to tuyem: weladalah kamu itu coment tulisanku atau comentari coment yemmm…..dasar tuyemmmm…, tapi tumben kamu sadar yemmmm, kata2 mu bijak sana bijaksisni ya heheehehhee….pizzz yemmm..sukses selalu ya yemmmm

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: